Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday106
mod_vvisit_counterYesterday346
mod_vvisit_counterThis week2037
mod_vvisit_counterLast week2501
mod_vvisit_counterThis month9270
mod_vvisit_counterLast month14229
mod_vvisit_counterAll days174649

Online (20 minutes ago): 6
Your IP: 125.163.141.156
SAFARI 533.4, WINDOWS
Today: Aug 27, 2010
Hot News PDF Print E-mail

Inilah Persentase Kenaikan Tarif Listrik

Rabu, 16 Juni 2010 | 09:07 WIB
ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — DPR menyetujui usulan pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik bagi semua pelanggan kecuali untuk golongan berdaya 450 VA sampai 900 VA mulai 1 Juli 2010 ini.

Persetujuan tersebut dicapai dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM Darwin Saleh yang dipimpin Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Selasa (15/6/2010) kemarin.

Sesuai simulasi yang disampaikan pemerintah, pelanggan rumah tangga 1.300 VA yang sebelumnya memakai listrik rata-rata Rp 134.000 per bulan akan naik Rp 24.000 per bulan dan pelanggan 2.200 VA naik Rp 43.000 menjadi Rp 240.000 per bulan.

Berikut usulan persentase kenaikan TDL dari pemerintah untuk tiap-tiap golongan.

Bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300-5.500 VA naik sebesar 18 persen, pelanggan sosial 1.300 sampai di atas 200.000 VA naik sebesar 10 persen, pelanggan bisnis 1.300-5.500 VA naik sebesar 16 persen, dan bisnis di atas 200 kVA naik 12 persen.

Adapun pelanggan industri dengan daya 1.300-2.200 VA disetujui naik 6 persen, industri antara 2.200 dan 200.000 VA naik 9 persen, industri di atas 200.000 VA naik 15 persen, pelanggan pemerintah antara 1.300 dan 5.500 VA naik 15 persen, dan pemerintah di atas 200.000 VA naik 18 persen.

DPR juga menyetujui tarif traksi untuk kereta listrik di atas 200.000 VA naik 9 persen, curah untuk apartemen di atas 200.000 VA 15 persen, dan tarif multiguna untuk pesta naik 20 persen.

Adapun untuk pelanggan 6.600 VA ke atas, kenaikan bagi golongan rumah tangga 6.600-200.000 VA, serta bagi golongan bisnis dan pemerintah tidak terkena kenaikan TDL karena sudah dibebani batas hemat 30 persen.

 

New Update

Review Kaset JUDUL        HALAL HARAM IIPEMBICARAABDUS SATTAR (Dosen Ilmu Agama IAIN Semarang)PERINGKATBINTANG 8Setelah menuai respon yang positif yang luar biasa di Seri KASET HALAL HARAM I karena membuat distributor paham mengenai apa saja kriteria produk yang HALAL & HARAM.Pada seri kedua ini, Bapak Abdus Sattar ingin berbagi lagi dengan distributor mengenai kriteria HALAL & HARAM nya sebuah Bisnis Network Marketing.Wow!!! Ternyata ada juga bisnis Network Marketing yang tergolong tidak HALAL! Kenapa banyak pelaku bisnis network marketing yang secara tidak sadar Pindah ke MLM yang tidak HALAL tersebut?Apa saja kriterianya?Dan apakah SISTEM di TIANSHI tergolong HALAL ataukah sebaliknya? Sekali lagi, pakarnya urusan Halal Haram, seorang leader bintang 8 dan masih menjabat sebagai dosen Ilmu Agama di Universitas IAIN Semarang mengupas Tuntas mengenai isu ini!Dapatkan Kaset dan CD nya di Stockist Tianshi LNI terdekat di kota anda? More info...

News - 7 Langkah Sukses- Star Distributor- 3 Prinsip DasarTelah terbukti melahirkan Para Pemimpin & Reward-reward di bisnis ini Konsultasikan ketiganya kepada upline aktif anda? More info...

Info CEP Info CEP Hongkong New CEP 3 Bulan 100HK$Daftarkan Di Kantor Tiens HKInfo CEP Taiwan:CEP 3  Bulan 450 TWD CEP 6  Bulan 850 TWDCEP 12 Bulan 1700 TWDPendaftaran CEP April 31/3 ? More info...



News Update New Gold Lion 1.Ibu Asiya TKW Hongkong New *8 1.Agus Waluyo (Bekasi) (Sponsor AB Wijaya) 2.Ibu Lina Raswi (sponsor Asiya) 3.Bpk.Mahfud Sidik (Lampung) Upline *8 : Bpk.Suyadi Up Bronze : BL Antonius Sumpono New Bronze Lion  1.Bpk. Iskandar Up Bronze Above : Bpk.Putu Arya Tusan Up Diamond : Bpk. Vigor Agungwaluya ? More info...

Kalender Event

<<  August 2010  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
      
  2  3  4  6  7
  910111314
1617182021
2324252728
3031     

Rep Area

Jawa,Bali,NTB

-------------------------------------------

Sumatera

------------------------------------------- 

Kalimantan,Sulawesi,Indonesia Timur

 -------------------------------------------

 International